Rapat Pengembangan Perpustakaan

image

BINTAN--Perpustakaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengadakan rapat pengembangan bersama Wakil Ketua I Aris Bintania,M.Ag rapat berlangsung di ruang Wakil Ketua I, Senin (07/01/2019).

Rapat dipimpin langsung oleh Pak Aris Bintania, M.Ag, yang hadir Kepala Perpustakaan Unyil, S.Pd, Tata Usaha Nor Hafifah, S.Pd.I, Bidang Layanan Teknis, Pengembangan dan Kerjasama Santi Puji Astuti, S.Pd, Bidang Layanan Pengguna Fauziah,S.Sos.

Perpustakaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam mendukung tri dharma perguruan tinggi tentu menjalankan pran dan fungsinya, selain itu mengiangat keberadaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sangat Strategis kerena berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga jadi peluang itu akan kita gunakan untuk pengembangan diri.

Kita tita ingin perpustakaan hanya sekedar pelengkap dari sebuah institusi tetapi keberadaannya memiliki dampak terhadapat kecerdasan kehidupan dunia, jadi kita berbicara jauh kedepan kita punya mimpi kedepan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menjadi pustak kajian dunia, untuk itu mulai dari sekarang kita harus berfikir dan bergerak menuju kesatu titik kejayaan dunia, terang kepala perpustakaan.

Pada dasarnya perpustakaan bukan sekedar tempat pinjam balik buku lebih dari itu, bila kita liat di negara luar perpustakaan perguruan tinggi basisnya riset. jadi kita juga harus menjadikan perpustakaan kita sebagai tempat riset dunia. Pertanyaannya apa yang akan kita tawarkan hingga bisa mewujudkan itu ? banyak hal salah satunya melakukan penyelamatan naskah-naskah kuno yang ada di Provinsi Kkepulauan Riau,

Adapun hal-hal yang dibicarakan dalam rapat pengembangan, menentukan arah pengembangan perpustakaan yang mengacu pada misi dan visi kampus, mengacu pada arah kebijakan pimpinan dengan mengambil langkah peningkatan mutu, mulai mutu SDM, Koleksi, Sarpras, pelayanan, tata kelola. Semua harus terencana dan terukur.

Tahun mengedepankan SDM, dengan mengikiut serta atau menugaskan masing-masing bidang untuk mengiukut baik itu diklat, seminar, pelatihan dan lainnya tentang perpustakaan dan yang terpenting lagi mempelajari tentang akreditasi perpustakaan karena salah satu yang akan kita lakukan bagaimana perpustakaan kita terakreditasi dengan demikian bila lembaga baik institusi maupun prodi melakukan akreditasi perpustakaan sudah bisa menjamin standar mutu.