BINTAN -- Perpustakaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengadakan rapat rutin, rapat dipimpin oleh Unyil dan berlangsung di ruang baca, Selasa (4/8/2020). adapun angenda yang dibahas pada rapat kali ini adalah, akan mengadakan revisi beberapa kebijakan atau aturan yang sudah tidak relevan dengan situasi dan keperuntukannya, menyelesaikan beberapa program yang tertunda atau belum tuntas, dan merencanakan penguatan koleksi terhadap program studi baru.
Mengingat Covid-19 kembali menyerang masyarakat Provinsi Kepulauan Riau, Kepala perpustakaan meminta kepada masing-masing bidang untuk berhati-hati dalam melaksanakan tugas, utamakan keselamatan diri hal tersebut disampaikan kepada Nor Hafifah, Santi Puji Astuti, Fauziah dan Yuliana Safitri. Selain itu Kepada masing-masing bidang agar dapat mesiasati bagaimana pekerjaan tetap selesai pada waktunya dengan pola kerja saat ini. Utamakan pekerjaan-pekerjaan yang dibutuhkan sekarang atau waktu dekat, hal tersebut tidak mudah teman-teman harus mampu memetakan pekerjaan yang ada dengan waktu yang dibutuhkan, terang unyil kepada rekan-rekannya.
Perpustakaan akan terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pengembangan perpustakaan akan mengikuti alur instrumen akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Butir-butir apa saja yang terdapat di instrumen bisa dilihat pada Data Center Perpustakaan. Kenapa harus mengacu pada butir-butir tesebut, jawabanya karena perpustakaan dinilai dan diukur berdasarkan butir-butir yang ada di instrmen untuk itu pola kerja harus mengerucut pada arah tersebut.
Penguatan lainnya perpustakaan saat ini sudah menyiapkan Perpustakaan Digital, Perpustakaan Digital tersebut merupakan kerjasama dengan KUBUKU, Aplikasinya sudah bisa didownload melalui Play Store untuk Versi Android dan untuk PC/ Laptop Versi Windows. Bagi yang ingin mendownload silakan klik DISINI.
Perpustakaan Digital yang disediakan sama halnya dengan Ipusnas, itanjungpinang, kacapuri dan i lainnya, dengan adanya Perpustakaan Digital tersebut kedepan akan mempermudah pemustaka memperoleh sumber rujukan. Dan ini sebagai salah satu mesiasati dalam memberi layanan kepada pengguna terutama pada masa-masa penyebaran covid-19 ini.