BINTAN -- Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, meresmikan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Peresmian tersebut di tandai dengan penandatangani prasasti Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kepulauan Riau, Kamis (27/12).
[caption id="attachment_2549" align="alignleft" width="300"]
Prasasti STAIN SAR Kepri[/caption]
Penandatangan prasasti disaksikan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kepala Kantor Kemenag Kepri Mukhlisuddin, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri Muhammad Faisal, dan tamu undanga lainya.
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau ditetapkan sebagai sekolah tinggi negeri sejak tanggal 13 Maret 2017. namun baru di resmikan 27 Desember 2018.
Dalam sambutan nya, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan penundaan tersebut karena padatnya jadwal beliau. Tapi beliau merasa bersyukur akhirnya bisa datang ke Provinsi Kepulauan Riau dan dapat meresmikan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Selain STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, ada PTSP Kanwil Kemenag, Pulau Kerukunan, Pembanguna SBSN Lab dan Perpus MAN IC Batam dan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji yang diresmikan menteri.
Usai kegiatan penandatangan prasasti di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kepulauan Riau, menteri beserta rombongan ke kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang beralamat di Jl. Lintas Barat KM. 19 Toapaya-Bintan, untuk memberikan kuliah umum.
Baca : Kuliah Umum Bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin [caption id="attachment_2545" align="alignright" width="150"]Pemotongan Pita[/caption]
Sebelum memasuki ruang Auditorium RJ, ada prosesi pemotongan pita dan poto bersama. penyambutan menteri dikampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau di meriahkan oleh kompang dan pencak silat.
Dengan diresminya kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau diharpkan Pendidikan Islam semakin diminati oleh generasi, karena di kepri sudah disiapkan lembaga islam secara pertikal, mulai dari MI, MTs, MA, dan Perguruan Tinggi Islam Negeri.
Pemotongan Pita[/caption]